Senin, 23 Juni 2014

politik saat ini....

Hai pembaca! Di sela-sela postingan yang gak penting, akhirnya gw memutuskan untuk membahas topik yang lagi panas saat ini, yaitu seputar politik dan pemilu. Tapi jangan berharap tulisan ini akan seperti tulisan para pakar lainnya ya. Baca sambil santai aja. Jangan pake emosi. Kan tatutt kalo pake emosi :3




Ada kalimat bijak yang gw baru baca di Path. Gw lupa persis isinya bagaimana dan siapa yang mengucapkan, tapi intinya buta yang paling parah adalah buta politik. 
Yeap, setubuh gan!! 
Orang bisa bilang benci politik dan gak mau tau soal politik. Bilang mau golput bla bla bla. Tapi mungkin mereka gak sadar kalo apa yang mereka makan, apa yang mereka tinggal, kerjaan yang mereka tekuni, itu hasil dari yang namanya politik.
Baju yang lu pake merek Zara? Itu hasil dari politik, tepatnya kebijakan ekspor impor, sehingga merek2 tsb bisa masuk. Makan nasi? Hasil kebijakan politik impor/jualbeli beras. Gaji sesuai UMR? Hasil keputusan politik juga. Bisa pipis di halte? Berkat pengaruh kebijakan politik juga, yang menyangkut fasilitas tempat umum. Harga BBM? Listrik? Pembangunan cluster rumah? Semua buah dari yang namanya politik coi!


Sangat penting yang namanya melek politik. Politik yang selalu diperlihatkan media itu politik yang kotor, walau nyatanya ada kok hasil dari politik yang positif dan bersih. 
Tapi yah namanya juga media, pasti ada agendanya masing-masing. Bad news is a good news.
Daripada memberitakan prestasi, akan lebih banyak memberitakan sensasi. Lebih bagus share dan ratingnya!
Ditambah masyarakat saat ini bukan lagi mengonsumsi media, melainkan dikonsumsi media.
Alhasil, yang bodoh makin bodoh dan berhasil dikontrol media. Kasian :(
Yang pintar, ya harus pinter2 memilah informasi deh.


Di tengah derasnya informasi ini, yang paling banyak dishare oleh masyarakat Indonesia di berbagai media sosial ya siapa lagi kalo bukan Prabowo dan Jokowi.
Gw sendiri adalah pendukung presiden nomer 2, dan kadang plinplan dukung nomer 1.
Bukan tanpa alasan, tapi dengan berbagai pertimbangan yang mungkin bisa jadi bahan pertimbangan bersama.
Tapi ini buat yang mau aja ya. Yang udah fanatik salah satu capres mending stop ajah gawsah baca lagi :3


Saat ini lebih seru kalo liat pendukung masing2 capres brantem daripada capresnya sendiri debat. Siapa yang setuju?! 
Masing-masing merasa paling bener dan gak mau kalah. Masing-masing super galak dan super menjatohkan capres yang lain.
Salah satu pasti jadi presiden, dan takutnya sih para pendukung capres yang kalah ini bakal rusuh dan bikin masalah baru. Jadi kayak nonton Jakmania brantem sama Bonek. Kasian bener hari pertama pelantikan nanti ada demonstrasi. Hiihh. Semoga sih gak begitu ya..



Jadi gw mulai pembahasan versi Abang Ernest untuk Capres no. urut 1, Pak Prabowo.
Kalo melihat sejarahnya Prabowo, dia ini mantan militer dan jebolan dari generasi Orde Baru.
Pengalamannya di bidang milites jadi sisi positifnya doi. Sosoknya yang tegas dan keras jadi modal.
Siapapun pasti awalnya saat melihat sosok dia akan segan, apalagi kalau dia mulai berorasi. Kharisma kepemimpinan tuh keliatan dari dalam dirinya.

Namun sayang yang jadi ganjalannya yaitu dia punya masa lalu yang gak gitu bagus.
Banyak catatan yang mencatat bahwa dia dalang penculikan mahasiswa waktu taun 98 kemarin.
Waktu debat capres kemarin pun sempat dibahas dan dia cuma bisa kasi tanggapan yang gak gitu memuaskan, yaitu tanya atasan dia.
Pernyataan tersebut di satu sisi aman buat dia, namun di sisi lain jadi bahan celaan dari pihak2 yang gak paham kenapa dia jawab begitu.
Beberapa kali tim RCTI dan gw bikin kegiatan di markas tentara. Para tentara ini saat itu diberdayakan untuk jaga keamanan acara. Dan memang, mereka itu nurut banget sama atasannya.
Jadi kalau saat itu Prabowo jadi pion yang digerakkin sama atasannya, sangat gak bijaksana kalo kita menyalahkan dia atas pelanggaran HAM yang terjadi saat itu.
Masih ada atasannya loh. 
Dia salah karena ikutin atasan, tapi ya memang mereka dilatih untuk seperti itu, mengikuti atasan.
Yang salah yaitu pemerintahan secara keseluruhan, yang saat itu ada di tangan Soeharto.
Saat itu pun di atas Prabowo ada Wiranto dan perwira lainnya.
Gak adil dong kalau hanya Prabowo aja yang dikejar-kejar?
Kalau ada pernyataan dia diberhentikan secara tidak terhormat dan pernyataan lainnya, maka akan timbul pertanyaan, apakah semua itu benar?
Jujur, saat ini semua informasi bisa dibelokkan dan dimanipulasi untuk kepentingan2 tertentu.
Jadi hal-hal seperti itu ya bisa aja cuma karangan, meski katanya ada berkas aslinya.
Siapa yang bisa jamin itu asli?

Lalu untuk koalisinya, ada si Ical Bakrie.
Kasian sih dia selalu dikejar-kejar masalah Lumpur Lapindo.
Penyebab bencana itu kan karena kelalaian anak perusahaannya si Bakrie, tapi si Ical mulu yang dicecer. Kasian :'(
Sebagai pemilik, memang sudah kewajibannya bertanggung jawab.
Tapi kalau dipikir secara nalar, lumpur yang keluar kan lebay banget ya, pasti gak semudah itu buat dihentikan. 
Apalagi sekarang kondisinya udah luas banget daerah yang kena dampak.
Mungkin ada yang berpendapat tindakan yang diambil terlalu lambat. Tapi, kalau harapannya ada tindakan cepat, kira2 tindakan apa yang akan diperbuat? Sumpel itu lobang pake batu? Bingung juga kan?
Gw sih mikir positifnya aja, mungkin para ilmuwan masih cari solusi untuk menghentikan semburan itu, cuma kan semua butuh proses. Butuh riset dan lainnya.
Pasti tim-nya Ical juga gak akan lepas tanggung jawab, karena gw yakin dia juga masih punya hati nurani.

Selain Ical, masih ada lagi anggota koalisinya yang bermasalah kasus korupsi.
Cawapresnya pun menurut gw kurang oke, si Hatta Rajasa.
Terlebih lagi Prabowo sering menyinggung perekonomian Indonesia yang bocor, padahal Wapresnya sendiri mantan Menteri Perekonomian.
Berarti secara gak langsung dia bilang Wapresnya gak becus kerjanya. Betul gak?
Huft..
Karena koalisi dan wapresnya yang kurang oke, Pak Prabowo pesonanya jadi berkurang.
Ada yang bilang kalo Prabowo berambisi banget untuk jadi Presiden.
Lalu apa salahnya dia mau jadi presiden?
Orang dengan niat seperti itu gak mungkin sia-siain jabatannya kelak hanya untuk sekedar kepentingan pribadinya.
Gw yakin Prabowo bukan orang serendah itu.
Gw yakin juga dengan kekuatannya dia mampu mengatur koalisinya.
Gw juga yakin dengan kekuatannya dia bisa buka kasus 98, karena secara posisi dia uda paling atas, gawsah takut sama "atasan"nya lagi. Terlebih lagi kalo uda terbuka, kemungkinan nama baiknya bisa menjadi bersih.
Begitu sih menurut gw.....




Tapi pilihan gw tetep no.2, Jokowi-JK.
Track recordnya sih yang jadi alesan kuat kenapa gw tetep menjatuhkan pilihan ke pasangan nomer urut 2 ini.
Pengalamannya jadi Walikota Solo, lalu Gubernur DKI. Meski gak menduduki masa jabatan penuh, pengalaman dan pencapainnya gak bisa ditututp sebelah mata.

Orang bilang dia gak becus urus Jakarta karena mau naik jadi Presiden dan kabur dari masa jabatannya.
Katanya dia gagal untuk benahi Jakarta.
Sebagai warga Tangerang yang pernah nyasar di Jakarta, jujur gw merasakan perubahan di Tanah Abang.
Jadi gak macet lagi!
Yaaaa gatau sih kalo macet lagi sekarang.
Tapi yang gw percaya, dia berhasil membawa perubahan positif bagi Ibu Kota Jakarta.
Yang bikin Jakarta gak makin baik ya warganya sendiri.
Gamau kena macet tapi masih bawa kendaraan sendiri. Gamau banjir tapi masih buang sampah sembarangan.
Lalu kalo udah begitu, Jokowi lagi deh yang disalahin gara2 macet dan banjir.
Di mata coba otaknya.
Ckckckck.

Lalu ada yang bilang dia itu bonekanya Megawati dan PDI-P.
Daripada sebut boneka, mungkin lebih pantes disebut sebagai utusan.
Lagipula kalau memang orang maksa menyebut beliau boneka, lalu ada masalah dimana?
Pemerintahan di bawah Megawati juga bisa dibilang baik bila melihat prestasi yang ia ukir saat masa pemerintahannya dulu.
Banyak aset negara yang dijual oleh Ibu Megawati pada waktu itu, namun gw yakin keputusan itu gak keluar begitu aja.
Pasti ada pertimbangan yang gak sepele pada saat itu.
Memang belum berhasil, tapi memang mengatur dan memperbaiki Indonesia dalam waktu 5 tahun itu sulit.
SBY aja 10 tahun masih belom maksimal hasilnya kan.
Justru dengan adanya Megawati di belakang dia dan dengan didampingi JK, pemerintahan Jokowi gw yakini pasti akan luar biasa.


Saat debat capres pun ia dikritik karena membawa contekan.
Memang dibanding Prabowo, sosok Jokowi kurang menawan dan memikat.
Cara Prabowo berbicara dengan lugas tanpa contekan memang keren.
Tampang Jokowi ndeso, dan kurus, bloon. Tapi yaa memang sosok merakyat seperti itu yang dirindukan.
Setelah jadi presiden, apakah memang harus seperti itu terus?
Tentu tidak.
Pasti akan ada kebanggaan tersendiri sebagai rakyat kalau presidennya keren.
Pasti ada kebangaan juga kalau presidennya mampu berorasi dengan gagah seperti Soekarno.
Kelemahan itu lah yang harus diakui dan harus diperbaiki.
Pasti ada tim di belakang dia yang mampu membantu Jokowi menjadi lebih baik lagi.
Lebih gemuk, berisi, dan pidato dengan baik.
Jadi sebenernya Jokowi ini udah paketan lengkap, tinggal kemasannya aja yang diperbaiki.
Kalaupun ia ada sedikit salah informasi, ya wajarkanlah, toh manusia juga, masih bisa salah.
Tim suksesnya ini lah yang jadi penanggung jawab kalo2 ada hal serupa di debat capres berikutnya.
Hmm.....


Jadi ya memang gak ada yang bener2 sempurna dari kedua pasangan.
Tapi ane tetep dong, milih Jokowi.... :*

Sabtu, 21 Juni 2014

jakarta - surabaya - medan - jakarta

Dear All,

Sehubungan dengan adanya kegiatan Audisi Rising Star Indonesia, saya dan tim harus keliling beberapa kota di Indonesia dengan detail kota sbb:
- Jogjakarta, 3-4 Juni
- Bandung, 13-14 Juni
- Surabaya, 16-17 Juni
- Medan, 18-19 Juni

Kebetulan saya terjung langsung di semua kota, kecuali Bandung, dikarenakan saya harus memersiapkan audisi di dua kota sekaligus, yaitu Surabaya dan Medan. Kemarin sudah sempat saya bahas audisi di kota Jogjakarta, sekarang saya ingin sedikit bercerita tentang audisi kota Surabaya dan Medan.



SURABAYAAA~~ OOO SURABAYAA~~

ini kali ketiga gw kesini. pertama Konser Hari Pahlawan, kedua audisi Indonesian Idol, ketiga audisi Rising Star Indonesia.
jujur gw paling gak suka kalo tugas ke kota ini. karena menurut gw gak ada bedanya sama Jakarta, cuma bedanya dia ada gang dolly aja.
panasnya sama. macetnya sama. mall nya jg sama ada banyak.
huffff.

di sini gw masih nginep di hotel yang sama kayak sebelumnya, yaitu Grand Darmo, di belakang taman bungkul
kali ini EO yang bantu bukan geogiven lagi, jadi gk ada traktiran di restoran nelayan pake mobil porsche lagi dehh :')

kali ini gw tidur sekamar sama dendi dan nandos, si mesin diesel
sekamar bertigaan, karena gk ada yang mau pisah tidur bareng manajer
pfft
nandos pun tidur suka sembarangan..
dimana ada tempat buat tidur, dia tidur...
ckckckck
kalo ditanya "lu kok tidur mulu sih ndos!"; jawabnya pasti "capek bos.."
hahahhaha!!

lalu karena satu dan lain hal, kami bertiga harus jagain persiapan sampe subuh
untung ada odong2, jadi hiburan disana sambil nungguin persiapan ya naik odong2 bertigaan
si abangnya ampe kasian mgkn liat kami anak kota kampungan, bayarannya dipotong goceng
mungkin bagi abang itu uang bukan segalanya, yang penting kebahagiaan customer :')


audisi berjalan lancar, cuma yah.... sepi....
ditambah lagi ujan... yah... makin sepi.....
hiks

lalu gw ketemu juga sama temen gw, namanya pangeran philip, temen gw waktu SD, panggilannya pangpang
dia cerita mau nikah bulan september nanti
wow!!!
yah menurut gw wajar aja sih dia nikah, secara materi sih uda berkecukupan banget keluarganya, tinggal secara mental aja nih yah, smoga juga uda siap... congrats ya bro!



dari Surabaya, gw langsung terbang ke Medan...
tanah kelahiran orang tua guah...
MEDANN!!!!!
darah batak bergejolak! UWOWH!!
pertama kali ke medan umur 2 taun, ke sibolga buat ketemu opung
lalu kedua kalinya umur 24 taun.. lama bangettt!!
tapi sayangnya disini buat kerja ya, bukan buat jalan2..
padahal pengen banget bisa ke brastagi, danau toba, sibolga... ck
alhasil dsini cuma cobain makanan aja deh..
makanan pun gk terlalu banyak dicobain, karena gw di sini cuma 4 hari.. ck

alhasil dsini makan seafood, nasi padang, nasi campur, duren, risol gogo, dan bawa pulang meranti..
formasinya kalo di medan itu ada om zulfan, teti, riri, dan gw..
2 cowo 2 cewe..

lebih menyenangkan karena gak ada menejer hahaha!
jadi kurang pol karena cuma ber4, harusnya semua tim marcomm jalan2 bareng biar nampol hahaha

di sana driver yg kami pake itu kturunan jawa tapi dari lahir di medan
gaya nyetirnya itu membahayakan jiwa, suer
klakson2 gak sabar, nyelip2, ngebut, nerobos lampu merah, puter balik sembarangan
sumpeh, mau mati rasanya
ditambah motor2nya jarang pake lampu kalo malem
untung gk nabrak kmaren
HAH!!

di sana gw dan tim produksi udah semakin akrab, terutama dengan produser
usut punya usut cerita punya cerita, di produksi gw terkenal loh.. sebagai muka tampol :(
yang artinya kalo liat muka gw bawaannya pengen nampol :(
sedih ya...
muka gw dari sana uda bgini padahal :(
tapi uda gk lagi dong, mereka skarang taunya ernest anak marcomm si muka nampol yang baik hati, lucu dan lovable :'D
muhahahahaha~

lalu pas pulang, di bandara hampir semua yang dari medan bawa bolu meranti
gak paham lagi tuh meranti pendapatannya brapa
temen gw aja skali beli 10 bungkus buat oleh2
ngeri!


dan sekian aja sih dari dua kota itu..
selanjutnya audisi kota jakarta...
HEYYY YUK AUDISI~!!!

Minggu, 08 Juni 2014

JOGJAH MEMBARAH

HAI kawan kawan, lama tak bersua di blog saya yang keren sekali ini..
bosen sebenernya gw tiap liat blog ini, tampilannya gitu-gitu aje, gak berkembang...
pengen ngubah, tapi males... minimalis aja lah begini... konsep minimalis lagi eksis skarang.. fufu


mau laporan aja ke kawan-kawan dunia maya ini, kalau kemarin tim RCTI baru aja audisi RISING STAR di kota perak a.k.a kota gudeg a.k.a JOGJAH...
PANAS JOOOO!
heran, kota jogja lagi panas-panasnya kemaren ini...

jadi gw terbang bersama tim gw pada tanggal 1 juni kemarin menuju jogja dengan menggunakan pesawat sriwijaya air..
ini udah ketiga kalinya gw ke kota ini untuk urusan kerjaan..
pertama audisi indonesian idol, lalu konser phillips, dan kali ini audisi rising star..
mungkin banyak yang belom tau apa sih itu rising star..
sebenernya sama aja sih kaya xfactor, idol, afi, the voice, dan talent search lainnya.. cuma kali ini bedanya ada kategori tambahan, yaitu band...
artinya kalo kalian punya band yang unik, boleh loh ikutan audisi di kota berikutnya, yaitu bandung surabaya, medan dan jakarta... fufufuufuuu...


hari pertama dan kedua seperti biasa, kami loading in..
ngurus umbul-umbul, barikade, ruangan yang akan dipake, dan sebagainya..

hari ketiga dan keempat, hari audisi..
sepi jo! ya wajar sih, orang belom tau apaan itu rising star, ditambah mepet juga jadi publikasi kurang..

hari kelima pulang ke jakarta...



tapi yang menarik bukan di kerjaannya, karena kerjaannya ya gitu-gitu aja...
yang menarik yaitu personil yang ikut... fuuuuuuuuu

ada gw, om pudji, om zul dan NANDOS...
udah pernah gw kenalin nandos di postingan gw yang lalu, tapi baru kali ini gw officially keluar kota bareng dia...

kalo gw uda terkenal karena ganteng (ehm), nandos ini terkenal karena dengkuran yang membahana...
serius...
ngoroknya uda bagai mesin diesel...
dan beruntungnya gw sekamar sama dia, jadi gw bisa merasakan langsung sensasinya...


di level 1-10, dia ini ada di lvl 10..
malam pertama gw terbangun jam 5 pagi gara2 ngoroknya dia..
gw lalu ke toilet, dengan ide gw akan tidur di wc aja kalo ngoroknya gak kedengeran..
tapi percuma, tetep kedengeran sampe wc T_T

kira-kira kondisinya begitu lah... 4 malam gw tidur diiringi musik mesin diesel..
lalu dia juga orangnya gampang tidur..
di lobi, leyeh sedikit, tidur, ngorok..
di mobil, leyeh sedikit, tidur, ngorok...
di bandara, leyeh sedikit, tidur, ngorok...
di pesawat, tidur, ngorok... tapi gw bangunin gara2 malu..


lalu ini juga kali pertama gw pergi dengan Om Zulfan, head section gw yang sekarang..
kalo di kantor emang uda keliatan gelo nya, di luar kota lebih lepas lagi gelo nya..
om-om di usia pertengahan 40an ini ternyata otaknya mesum luar biasa..
akibatnya gw yang polos ini jadi ternoda otaknya... hiks...

begitu pula Om Pudji, sama mesumnya...
aku sang anak baik hati, polos dan rajin berdoa ini jadi ketularan mesum... hiks...
dia juga tukang molor..
ada tempat dikit, molor...
Om Zul juga sama sih... gw juga sih...
jadi intinya tim ini isinya orang gampang tidur semua deh....


HAH BEGITU DEH!!